05 February 2018

Ruang Kelas Google



Google sebelumnya diklaim telah menguasai pasar gadget sekolah-sekolah Amerika lewat laptop Chromebook. Kini, Google berniat melangkah lebih jauh dengan mengenalkan Google Classroom. Apa itu?
Google Classroom merupakan sebuah aplikasi lintas platform (PC dan mobile) yang memungkinkan seorang guru dan siswa membuat kelas di dunia maya. Lebih jauh, seorang guru bisa mendistribusikan tugas, mengumpulkan, dan menilai tugas-tugas tersebut via Google Classroom, Engadget (12/08). Aplikasi ini memiliki tampilan yang rapih dan terorganisir serta membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih cepat dan murah.
Uniknya, guru pun bisa membuat sebuah diskusi kelas lewat Google Classroom. Bahkan, siswa bisa mengomentari dan memberikan saran untuk tugas teman 'sekelas' mereka yang lain. Tak pelak, Google Classroom bisa membuat siswa tidak perlu menghabiskan kertas dan peralatan tulis lain. Bukan tidak mungkin bila di masa depan Google Classroom bisa mengantikan kelas-kelas di sekolah seutuhnya.
Pembuatan Google Classroom sendiri tak lepas dari keinginan Google untuk membuat laptop Chromebook semakin diterima oleh masyarakat dunia, khususnya dunia pendidikan internasional.
Setelah diperkenalkan pada bulan Mei lalu, tak kurang dari 100.000 guru dari 45 negara di dunia ikut andil dalam menilai aplikasi baru Google, Google Classroom. Penggunaan secara internasional pun tidak memiliki banyak kendala sebab Google telah menyediakan hingga 42 bahasa di Google Classroom.
Rosemarie DeLoro, seorang guru asal New York, menyatakan selama 60 tahun dia mengajar tidak pernah sekalipun menggunakan komputer. Namun, sejak memiliki Chromebook dan Google Classroom di dalamnya, dia bisa dengan mudah memberikan 'PR' digital kepada murid-muridnya dan memberikan tanggapan secara langsung, kapan pun dan di manapun.
Jika berminat mencoba Google Classroom, Anda bisa mengaksesnya  [ Klik Disini ]

[ Sumber : merdeka.com ]

10 December 2017

Membuat dan Membaca QR Code

QR Code "Bursa Arsitektur"
QR Code (Quick Response Code) adalah sebuah bentuk evolusi kode batang yang diciptakan oleh Denzo Wave dari Jepang. Pada awal pembuatan nya QR code digunakan untuk mendata sparepart kendaraan dalam perusahaan nya yaitu Denzo Corporation yang masih bagian dari Toyota Group. 

Bila dibandingkan dengan Bar-Code, QR code masih unggul karena mempunyai dua sisi yang berisi data, sehingga dapat lebih banyak memuat data.

Pada saat ini QR Code semakin menjadi pilihan selain menyimpan alamat URL website, QR code juga dapat menyimpan teks mengenai informasi suatu produk atau bisa juga nama, nomor telefon, alamat rumah dll. Semakin berkembang nya teknologi membuat banyak sekali software atau aplikasi untuk membaca QR code ini salah satunya adalah Zxing Decoder untuk online dan juga Qrcode generator untuk yang offline.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Scholarship Information :

Posting Terkini di e-Newsletter Disdik :

Arsitektur today :