18 June 2017

Anak-anak Karbitan

Hari ini menemukan artikel lama yang menarik. Mudah-mudahan bermanfaat untuk refleksi kita semua sebagai orangtua. Artikel ini ditulis oleh Dewi Utama Faizah, bekerja di Direktorat pendidikan TK dan SD Ditjen Dikdasmen, Depdiknas, Program Director untuk Institut Pengembangan Pendidikan Karakter divisi dari Indonesia Heritage Foundation.
Berikut ini artikel selengkapnya:
Anak-anak yang digegas Menjadi cepat mekar Cepat matang Cepat layu…
Pendidikan bagi anak usia dini sekarang tengah marak-maraknya. Dimana mana orang tua merasakan pentingnya mendidik anak melalui lembaga persekolahan yang ada. Mereka pun berlomba untuk memberikan anak-anak mereka pelayanan pendidikan yang baik.
Taman kanak-kanak pun berdiri dengan berbagai rupa, di kota hingga ke desa. Kursus-kursus kilat untuk anak-anak pun juga bertaburan di berbagai tempat. Tawaran berbagai macam bentuk pendidikan ini amat beragam. Mulai dari yang puluhan ribu hingga jutaan rupiah per bulannya.
Dari kursus yang dapat membuat otak anak cerdas dan pintar berhitung, cakap berbagai bahasa, hingga fisik kuat dan sehat melalui kegiatan menari, main musik dan berenang. Dunia pendidikan saat ini betul-betul penuh dengan denyut kegairahan. Penuh tawaran yang menggiurkan yang terkadang menguras isi kantung orangtua …
Captive market! Kondisi diatas terlihat biasa saja bagi orang awam. Namun apabila kita amati lebih cermat, dan kita baca berbagai informasi di intenet dan lileratur yang ada tentang bagaimana pendidikan yang patut bagi anak usia dini, maka kita akan terkejut!
Saat ini hampir sebagian besar penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak usia dini melakukan kesalahan. Di samping ketidakpatutan yang dilakukan oleh orang tua akibat ketidak tahuannya!

Anak-Anak Yang Digegas…

Ada beberapa indikator untuk melihat berbagai ketidakpatutan terhadap anak. Diantaranya yang paling menonjol adalah orientasi pada kemampuan intelektual secara dini. Akibatnya bermunculanlah anak-anak ajaib dengan kepintaran intelektual luar biasa. Mereka dicoba untuk menjalani akselerasi dalam pendidikannya dengan memperoleh pengayaan kecakapan-kecakapan akademik di dalam dan di luar sekolah.
Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar karbitan ini terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra seorang psikiater. Kecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa.

30 May 2017

Inilah 10 YouTuber dengan Penghasilan Tertinggi di Dunia

YouTube saat ini memang tidak hanya menjadi tempat atau sarana mengekspresikan diri saja. Namun dengan kemampuannya menarik banyak pengikut, situs berbagi video YouTube ini bisa membuat orang mendapatkan penghasilan yang lumayan bahkan bisa sangat tinggi. Dengan membuat konten-konten yang menarik hingga membuat banyak orang mengikutinya, maka mereka akan mendapatkan bayaran dari iklan yang ditampilkan sebelum videonya diputar di YouTube.
Bahkan tak jarang dari para YouTubers (orang-orang yang mengelola akun YouTube) ini mampu mendatangkan sponsor untuk mengendorse mereka. Maka dari dua sumber pendapatan ini tak jarang mereka sangat mungkin menjadi jutawan bahkan miliarder.

Lalu siapa saja mereka para YouTuber yang mampu menghasilkan bayaran tertinggi dari media sosial yang didirikan oleh Chad Hurley, Steve Chen, Jawed Karim ini? Berikut ulasannya.

Penghitungan Penghasilan oleh Forbes

Perangkingan youtuber dengan penghasilan tertinggi ini sendiri dirilis oleh Forbes pada Senin (19/Oktober/2015). Ranking tersebut dihitung berdasarkan penghasilan kotor sebelum dipotong pajak. Selain data sendiri, Forbes juga membuat daftar YouTubers dengan penghasilan tertinggi ini berdasarkan data dari Nielsen, IMDB, dan sumber lain, termasuk wawancara dengan agen, manajer, pengacara, pelaku industri, dan bintang YouTube itu sendiri.
Penghitungan kekayaan artis YouTube itu didasarkan pada tahun pajak yang berakhir pada 1 Juni 2015 lalu. Hasilnya muncul YouTuber dengan pendapatan paling rendah sebesar 2,5 juta dollar AS, sementara penghasilan paling tinggi mencapai 12 juta dollar AS.

YouTuber Peringkat 10 Hingga 7

Di peringkat ke-10 hingga peringkat ke-8 berturut- turut ada bintang Rosanna Pansino [Klik Disini], Roman Atwood [Klik Disini], dan Lilly Singh [Klik Disini] yang sama-sama memiliki penghasilan 2,5 juta dollar AS. Dengan channelnya tentang resep masakan yang diberi nama Nerdy Nummies, Pansino cukup populer dengan mendapatkan 4,8 juta subscribers.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Scholarship Information :

Posting Terkini di e-Newsletter Disdik :

Arsitektur today :